PANTUN

0

Category:

Karya : Kelas IV (empat)


Kakak tidur di pagi hari

Adik tidur di waktu malam

Janganlah kamu pergi

Tanpa memberi salam



Pak Haji dan Pak Lurah

Berpergiannya Kota Mekah

Kalau kamu banyak sedekah

Di akhirat membawa berkah



Tepuk tangan buat lingkaran

Sambil bernyanyi riang gembira

Mari kawan bergandengan tangan

Kita bersatu bagaii saudara



Jangan suka makan jambu

Jambu itu banyak rasanya

Jangan suka melawan ibu

Ibu itu bayak jasanya

PEMBANGUNAN FASILITAS

0

Category:

Dalam rangka meningkatkan kenyamanan dan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di Madrasah Ishlahuddiniyyah, pada beberapa hari terakhir dilaksanakan perbaikan dan pembangunan beberapa fasilitas yaitu pembangunan Kamar Mandi dan WC untuk siswa dan guru serta pembangunan gerbang madrasah.

Mohon maaf atas ketidaknyamanan selama beberapa hari ke depan. Dan mohon doa restu agar pembangunan cepat selesai dan dapat digunakan oleh seluruh warga madrasah.

PENGHARGAAN SISWA TELADAN

0

Category:

Ada yang berbeda pada Upacara Hari Senin tanggal 10 Januari 2011 yang lalu. Meskipun cuaca hujan gerimis pengibaran Bendera Merah Putih berlangsung dengan khidmat. Pada Upacara pertama pada Semester Genap itu yang menjadi petugas yaitu kelas IX (sembilan) dan Pembina Uacara yaitu Bapak Dina. Dalam amanatnya Pak Dina menekankan tentang budaya disiplin di madrasah. Karena menurutnya disiplin adalah kunci kesuksesan dunia dan akhirat.

Pada bagian saat pengumuman-pengumuman yang biasanya hanya diumumkan tentang petugas upacara untuk pekan depan, pada kali ini Pak Sukur juga mengumumkan juara sekaligus pemberian hadiah dan medali Turnamen Futsal pada saat Class Meeting semester lalu. Selain itu diumumkan pula Siswa Teladan pada Semester Ganjil yang jatuh kepada Amri Fatah dari kelas VIII (delapan).

Pemberian penghargaan terhadap siswa teladan dilakukan oleh Kepala MTs Ishlahuddiniyyah, Bapak Tatang. Pemberian penghargaan tersebut dimaksudkan agar siswa lain termotivasi untuk menjadi lebih baik di semester ini. Amin.

PENDIDIKAN KARAKTER

0

Category:

Oleh: Nur Faizin M



Pada dasarnya manusia dilahirkan memiliki karakter yang fitrah. Rasulallah SAW bersabda, "Setiap bayi dilahirkan di atas fitrah."
(HR Bukhari Muslim). Allah SWT juga menegaskan bahwa setiap jiwa manusia telah berjanji untuk beriman kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya. Firman Allah: "Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): `Bukankah Aku ini Tuhanmu?' Mereka menjawab: `Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi'."(QS al-A`raf [7]: 172)


Namun, fitrah manusia tidak selamanya dapat dijaga sehingga setiap Muslim dapat menjadi pribadi-pribadi yang bersih dan jujur serta berakhlak karimah. Kemurnian fitrah manusia dapat dengan mudah terkontaminasi oleh pendidikan yang diberikan orang tua, masyarakat sekitar, dan bahkan sistem yang mendukung seseorang menjadi pribadi yang kehilangan karakternya.



Pribadi-pribadi yang kehilangan fitrahnya akan membentuk komunitas yang tidak berkarakter; mereka akan menjadi masyarakat jahiliyah dan cenderung plagiasi. Dalam konteks seperti itulah Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW kepada orang-orang jahiliyah yang hidupnya hanya mengikuti nenek moyang mereka yang tersesat dan menyembah berhala.


Rasulallah SAW mulai mendidik karakter jahiliyah masyarakat Arab waktu itu dengan meluruskan ideologi atau keyakinannya. Beliau meluruskan kemusyrikan mereka dengan paradigma tauhid, yaitu meyakini bahwa hanya ada satu Tuhan yang berhak disembah dan menjadi tujuan hidup seluruh manusia di muka bumi. Karakter tauhid inilah yang menjadi landasan pendidikan karakter yang diajarkan oleh Rasulallah SAW dalam seluruh ajaran-ajarannya. Syariat atau aturan serta undang-undang tidak serta-merta diterapkan oleh Rasulallah SAW. Undang-undang atau sistem yang tidak dilandasi oleh ideologi atau paradigma yang lurus pasti tidak efektif. Oleh sebab itu, Rasulallah SAW baru mendirikan suatu komunitas setelah beliau mampu mendidik generasi Muhajirin dan Anshar yang berkarakter di Madinah.


Pendidikan karakter yang terpenting adalah pendidikan moral dan etika. Rasulallah SAW sendiri pun menegaskan hal itu dalam sabdanya, "Aku hanya diutus untuk menyempurnakan akhlak karimah." (HR Ahmad dan yang lain). Menumbuhkan kembali akhlak karimah haruslah menjadi kompetensi dalam proses pendidikan karakter setiap bangsa.


Strategi Rasulullah SAW tersebut patut dijadikan teladan oleh bangsa kita. Tanpa paradigma yang tepat tentang hidup dan tujuannya, undang-undang dan sistem apa pun yang dibuat menjadi sia-sia belaka. Kita semestinya mampu menjaga kemurnian karakter, meluruskannya jika salah, membentuk sistem yang tidak merusaknya, serta mengawasinya dengan sebaik-baiknya.
Wallahu a`lam.

Sumber : http://www.republika.co.id/berita/ensiklopedia-islam/hikmah/11/01/13/158247-hikmah-pendidikan-karakter

AGENDA KEGIATAN BULAN JANUARI 2011

0

Category:

Kegiatan pada Bulan Januari 2011 Madrasah Ishlahuddiniyah yaitu :


MI Ishlahuddiniyyah

  1. Kegiatan Belajar dan Mengajar Semester Genap mulai 4 Januari 2011

MTs Ishlahuddiniyyah

  1. Kegiatan Belajar dan Mengajar Semester Genap mulai 4 Januari 2011
  2. Pemberian Hadiah kepada Juara Class Meeting dan Pemberian Penghargaan Siswa Terajin pada tanggal 10 Januari 2011
  3. Uji Coba / Try Out Ujian Nasional tanggal 28 - 29 Januari 2011
  4. LDKS OSIS MTs Ishlahuddiniyyah tanggal 29-30 Januari 2011

"Madrasah Ishlahuddiniyyah Membentuk Insan Cerdas dan Berakhlak Mulia"